Garuda Indonesia Tawarkan Kerjasama Ekspor Produk Unggulan Kulon Progo

Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo  terima audiensi dari PT Garuda Indonesia (persero)  kantor cabang Yogyakarta. Audiensi berlangsung Jumat (5/2/2021) di Ruang Kerja Bupati, Kompleks Pemda Kabupaten Kulon Progo. Maksud dan tujuan audiensi adalah silaturahmi serta perkenalan dari GM Garuda Dian Ediyono beserta jajaranya.

 Dian Ediyono selaku GM Garuda Indonesia Kantor Cabang Yogyakarta menyampaikan bahwa pihaknya menawarkan kerjasama terkait jasa angkutan ekspor produk-produk unggulan Kulon Progo. Pihaknya berharap Pemkab dapat menfasilitasi komunikasi Garuda dengan pelaku-pelaku usaha baik skala besar maupun UKM agar bisa terjalin kerjasama yang menguntungkan.

“Mengingat banyak produk unggulan Kulon Progo yang diminati luar negeri, setidaknya kami bisa turut serta membantu memajukan industri kecil di Kulon Progo”, terang Dian.

Dengan hadirnya Bandara YIA di Kulon Progo, pihaknya siap memaksimalkan jasa angkutan barang guna memenuhi kebutuhan ekspor di Kulon Progo. Tidak hanya angkutan barang, Garuda pun siap untuk turut serta mempromosikan produk unggulan-unggulan serta pariwisata di Kulon Progo.

Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo menyambut baik hal tersebut dan mengatakan banyak produk-produk Kulon Progo yang diminati pasar lokal, nasional, maupun luar negeri. Namun demikian fasilitas-fasilitas pendukungnya belum cukup memadai.

“Dengan hadirnya Garuda di YIA, kami harapkan bisa membantu mewadahi kebutuhan ekspor teman-teman pengrajin di Kulon Progo”, ujar Bupati.

Bupati juga berharap tidak hanya sekedar produknya saja yang dikenal, namun Kulon Progo secara luas pun bisa lebih dikenal tidak sekedar dilalui orang saja, tapi juga disinggahi oleh masyarakat luas. Banyak potensi wisata yang bisa diangkat dan dipromosikan guna kemajuan Kulon Progo.

Dengan ini Bupati juga meminta semua OPD terkait untuk dapat menindaklanjuti hal tersebut. Hal ini sekaligus menjadi salah satu solusi mengangkat dampak ekonomi akibat pandemi.

Iffah Mufidati, SH, MM Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian mengatakan hal ini bisa menjadi solusi dan alternatif bagi pengusaha eksportir di Kulon Progo. Dinas Perdagangan akan menfasilitasi tawaran tersebut kepada para eksportir.

“Dengan pandemi ini, ada peningkatan permintaan pengiriman barang dari luar negeri, hal ini harus bisa dimanfaatkan oleh pengusaha lokal”, ujar Iffah.

Data eksportir di Kulon Progo sendiri terdapat beberapa usaha pabrikan seperti pabrik wig, arang briket dan traktor tangan. Disisi UKM terdapat sentra gula semut, gula kelapa, serat alam, olahan kayu, kopi dan beberapa lainnya. Selain itu juga masih banyak potensi-potensi yang bisa digali lagi.

“Adapun kendala yang masih dihadapi ekspor adalah pemenuhan kuota permintaan dan ketersediaan barang yang belum bisa dicukupi pengusaha”, imbuh Iffah.

Dibidang pariwisata sendiri Kepala Dinas Pariwisata Joko Mursito, S.Sn, MA menyampaikan Saat ini pemkab terus berupaya meningkatkan pariwisata di Kulon Progo apalagi dalam kondisi pandemi ini merupakan waktu yang tepat untuk bersiap dan  mendorong pelaku wisata untuk bebenah diri, agar nanti siap menghadapi era baru.

Disampaikan tidak hanya produk berupa barang, namun Kulon Progo juga memiliki produk unggulan wisata alam dan budaya yang bisa diminati pasar wisatawan mancanegara. Dan siap menerima masukan untuk lebih memajukan pariwisata Kulon progo

“Banyak spot-spot wisata yang perlu dikemas ulang agar tidak jenuh, serta semakin banyak menarik minat orang tentunya”, ungkap Joko Mursito.

Disampaikan pula Pemkab juga telah menjalin kerjasama dengan bandara YIA, untuk menyediakan tempat promosi produk-produk Kulon Progo. MC Kulonprogo/tn